ETAPORAMA
DSC_0398.jpg

STORIES

stories about traveling, music, lifestyle by etaporama

Iceland

Iceland The Land of Fire and Ice a Magnificent Moonlike Landscape

Perjalanan kami ke Iceland ini dilakukan pada saat musim dingin 2014 bulan Maret awal. Agak ekstrim sih pergi ke negara dekat kutub utara disaat winter, apa rasanya coba?! Tapi jangan salah berhubung letak geografis negara ini yang dikelilingi oleh lautan (Samudra Atlantik) suhu di negara ini tidak se-ekstrim (lebih moderate) kota New York, Berlin ataupun kota2 lainnya di daratan sub-tropic. Untuk rangkuman perjalanan saya kali ini adalah sbb: Jakarta - Copenhagen - Oslo (3 malam) - Iceland (8 malam) - Stockholm (3 malam) - (Copenhagen 3 malam).

Berhubung semua destinasi saya ini berada di European Union jadi saya hanya perlu apply visa Schengen saja yang saya urus melalui Vfs Denmark. Kenapa Denmark? Karena Iceland tidak punya Kedubes di Indonesia dan hanyalah Denmark yg diutus untuk pengurusan visa Iceland. Prosesnya sendiri tidak lebih dari  5 hari kerja dengan biaya (Rp. 1.185K, Visa fee 950K + Vfs Service + SMS Service).

Berikut rincian transportasi trip kali ini:

  • Jakarta - Copenhagen (PP): Emirates - 972 USD. Karena waktu itu saya re-schedule jadi kena denda lagi 100 USD + 44.7 USD (fare discrepancy) hahaha..

  • Copenhagen - Oslo (One way): Norwegian Air 67.5,- Euro. (free wifi onboard)

  • Oslo - Reykjavik - Keflavik Airport (One way): Norwegian Air 62.5,- Euro. (free wifi onboard)

  • Reykjavik - Stockholm (One way): Iceland Air 178,- USD

  • Stockholm - Copenhagen (Train): 367,- SEK (1 meal)

Baiklah saya akan memulai cerita mengenai detail perjalanan saya di Iceland, panjang lho.. semoga gak bosan ya bacanya hehe..

Day 1 (Keflavik - Golden Circle)

Kami tiba di Keflavik Airport pukul 11.50. Airportnya sendiri tidak begitu besar, lebih kecil dari bandara Halim Perdanakusuma. Setibanya di airport kami berniat untuk segera membeli SIM card provider SIMMIN (yg terluas jangkauannya di Iceland) namun stocknya sudah habis terpaksa kami langsung menuju ke office rental mobil yg telah kami pesan sebelumnya. Letak office car rental dari aiport cukup berjalan kaki. Dengan menenteng koper yg berat dan angin yang begitu kencang - menusuk dinginnya akhirnya kami sampai di office tersebut dan disambut ramah oleh resepsionis nya. Kami menyewa mobil melalui Blue Car Rental (Click the link to see the details of renting a car in Iceland).

Setelah urusan mobil selesai kami langsung meluncur ke destinasi yg telah kami tentukan sebelumnya yakni ke Blue Lagoon (sebuah geothermal spa terpopuler yang airnya berasal dari pembuangan Pembangkit Listrik Panas Bumi) yang terletak tidak jauh dari airport. Agak gelagapan juga sih nyetirnya karena stir di sebelah kiri haha.. tapi gak lama kok penyesuaiannya. Alhamdulillah cuaca pada saat itu terang benderang, langit nya pun biru tanpa noda sebuah pemandangan yg jarang ditemui di Jakarta hahaha.. Dengan mengandalkan GPS built-in kami dengan pede nya melaju ke tempat yg kami sudah set. Subhanallah sebuah pemandangan yang luar biasa selama perjalan ini - padang lumut dengan lava beku menghampar sejauh mata memandang. Akhirnya kami pun tiba di Blue Lagoon dan harus membayar 40 Eur. Sungguh menakjubkan pemandian ini, warna airnya begitu unik seperti susu berwarna biru dan disini juga kita bebas menggunakan masker lumpur mineral yang akan buat kulit awet muda hahha kali deh.. Sudah puas relaksasi di pemandian ini kami lanjutkan perjalanan menuju Golden circle.

Di dalam perjalanan kami sempatkan berhenti di pom bensin (N1) untuk membeli fuel voucher dan beli SIM Card (400K IDR 5gb data + free local phone calls) supaya bisa komunikasi selama di Iceland dan sharing foto2 tentunya ke teman2 dekat saya haha.. Oia disarankan untuk beli voucher fuel karena banyak pom bensin disana tidak ada yang jaga jadi belilah voucher atau bisa menggunakan credit card with pin only! Voucher-nya pun variatif dari 1.000 hingga 10.000 ISK yg isinya sesuai dengan nominal yg kita beli dan dapat diisi ulang. Chain pom bensin terbesar dan terbanyak disana adalah N1, ada beberapa produsen lain tapi gak begitu banyak. harga 1 liter bensin/Diesel sama aja berkisar 25K IDR. Mahal memang apa2 di Iceland ini.

Kami lanjutkan perjalanan menuju Golden Circle dan kami terpana akan keindahan alamnya, sebuah pegunungan vulkanik tersebar dengan salju menutupi sebagian pemukaannya. kami sempatkan untuk berhenti sejenak untuk menikmati sebuah pemandangan yg luar biasa menakjubkan ini sambil menyeruput kopi panas hmm..nikmat banget hidup kalo begini terus hehe..

Matahari pun sudah mulai terbenam kami segera melanjutkan perjalanan menuju hotel di kawasan Golden Circle tepatnya di Laugarvatn sebelum malam begitu gelap. Kami pun tiba di Golden Circle Apartment sebuah penginapan yg sangat istimewa dengan pemandangan danau - gunung yang luar biasa indah (59 Euro utk +2 pax/night). Malam hari ini saya sudah siapkan mental untuk melihat Aurora Borealis yang terkenal itu namun sayangya saya tidak melihatnya dengan berbagai alasan, Klik disini untuk penjelasan mengenai Aurora Borealis.

Day 2 (Golden Circle - Vik)

Pagi hari bangun2 kami disuguhkan pemandangan yg begitu mencengangkan, udara yang segar serta lingkungan yang sangat tenang. Nggak kepengen rasanya pergi dari tempat ini namun kami harus menyelesaikan misi yang masih panjang ini haha.. Setelah sarapan yang telah kami masak, kami bergegas sekitar pukul 10 pagi menuju Þingvellir (Baca: Thingvetlir) haha ribet ye. Oia pada saat itu Matahari baru muncul jam 8an.  Þingvellir merupakan sebuah national park warisan budaya Unesco yang dulunya digunakan sebagai parlement pertama di Iceland. Disini pun terdapat Silfra Lake, sebaguan danau yg populer bagi turis untuk menyelam karena terdapat lempengan yang memisahkan benua Amerika dan Eropa.

Selesai mengunjungi Þingvellir kami melanjutkan perjalanan menuju Strokkur, masih dikawasan Golden circle. Strokkur adalah sebuah air mancur geyser panas bumi yg erupsi nya muncul setiap 4-8 menit sekali dengan ketinggian 15-20 meter bahkan bisa sampai 40 meter tergantung tekanan panas bumi pada saat itu. Setelah puas menukmati fenomena alam ini kami sempatkan untuk makan siang di Cafetaria yg terletak di lahan parkirnya. Saya sangat merekomendasi untuk pesan lamb soup nya super enak, hangat dan tidak bau (150K IDR).

Selepas dari Strokkur kami menuju Gulfoss. Gulfoss merupakan salah satu air terjun terbesar di Iceland. Mitos mengatakan bahwa pada pertengahan abad 20 ada seseorang wanita yg menyelamatkan penggunaan air terjun ini sebagai pembangkit listrik dengan mengancam akan menceburkan dirinya ke dasar air terjun tersebut, wanita tersebut diabadikan di sebuah tugu yang terletak di tepi air tejun tersebut. Melihat keindahan Gulfoss yang megah ini membuat saya merinding ditambah angin yang sangat kencang pada saat itu menambah dramatisnya air terjun ini.

Kami lanjutkan perjalanan akhir untuk hari ini menuju Vik, sebuah kota kecil di pesisir selatan Iceland dan menginap di Guesthouse Reynir. Letak guesthouse ini ternyata berada di luar kota Vik dan perjalanan menuju hotel ini cukup menyeramkan karena harus melewati tebing2 curam dan pada saat itu angin sangat kencang sampai2 mobil kami ngesot pada saat berjalan hii.. Staffnya sangat ramah namun hotelnya itu sebenarnya sebuah container 10ft yg dijadikan kamar tidur dengan kamar mandi terpisah (65 Eur untuk 2 org/malam). Keadaan malam itu tidak memungkinkan kami untuk hunting Aurora dikarenakan badai salju yg membahayakan.

Day 3 (Vik - Skalafell)

Seperti biasa setelah sarapan kami bergegas menuju Jokulsarlon. Oia kebanyakan kami sarapan buat sendiri dengan membeli bekal di supermarket Bonus (supermarket termurah yg tersebar di Iceland) karena biasanya harga kamar yg kami pesan tidak termasuk B'fast. Selama perjalanan dari Vik ke Jokulsarlon kami selalu dimanjakan oleh pemandangan2 yang luar biasa mencengangkan. Jarang sekali kami menemui pohon di Iceland kalaupun ada itu biasanya ditanam oleh manusia karena pada dasarnya tanah di Iceland ini mayoritas tanah vulkanik baru yang hanya bisa ditumbuhi lumut2an. Jadi kita tidak mungkin tersesat di Iceland haha.. dan karena jarang pohon pemandangannya jadi sangat terbuka.

Kami tiba di Jokulsarlon Cafe pukul 2 siang karena ada janji dengan tour pukul 3 siang. Tour yang kami ikuti pada saat itu adalah Ice Cave tour (12.900 ISK) yang disediakan oleh www.iceguide.is dengan tour guide bernama Oskar. Ice cave tour merupakan tour untuk melihat keajaiban sebuah gua es yang hanya ada pada saat Winter dan tidak setiap tahun adanya. beruntung sekali kami pada saat itu bisa menyaksikannya. Biasanya gua ini mulai terbentuk bulan October dan mencair bulan April. Untuk menuju ke gua ini kami menaiki kendaraan 4WD dengan ban mobil sebesar manusia dewasa. Sangat tidak disarankan untuk menuju ke gua ini tanpa tour guide, selain tempatnya yang berpindah pindah juga rutenya yang tidak accessible untuk mobil meskipun 4WD standar.  Sungguh memang gua es ini membuat kami mengelus ngelus dada atas keindahanya, sebuah gua yang benar2 tidak nyata! Fardhu ain kalo winter di Iceland mengunjungi gua ini, if you are lucky enough. Oia gak gampang untuk dapat tour ini karena benar2 harus jauh hari pesannya 3-2 bulan sebelumnya, saya pesan 1 bulan sebelumnya hampir tidak dapat untungnya Oskar tadi menambah quota jadi aja kami bisa ikut.

Setelah puas di dalam gua es tadi selama 1.5 jam kami pun di drop off di Jokulsarlon cafe. Sambil menikmati indahnya matahari terbenam kami nongkrong aja di Jokulsarlon sambil menikmati jahe panas. Jokulsarlon merupakan sebuah hilir sungai besar di kawasan Vatnajokull yang di permukaanya mengambang banyak pecahan2 glacier (icebergs) sampai2 icebergs tadi bertengger di pantai, keren banget! Dan tempat ini juga dipakai sebagai setting film2 Hollywood besar a.l: A View To Kill, Die Another Day, Tomb Raider dan Batman Begins.

Matahari pun terbenam dan kami segera menuju hotel malam ini di area Skalafell yaitu Guesthouse Skalafell (67 Eur 2 org/malam).  Lagi2 guesthouse ini menawarkan pengalaman yang begitu mengesankan Pemandangan yg begitu menakjubkan dengan backdrop gunung vulkanik. Disini pun disediakan Buffet dinner dengan menu khas Icelandic (Arctic Char yang di asap dan daging domba yg diasinkan) yang rasanya luar biasa nendang. Malam harinya kami berniat untuk hunting Aurora karena berdasarkan info dari teman sebelah kamar bahwa biasanya muncul jam 11.00 malam kebetulan malam itu tidak begitu buruk cuacanya.

Sekitar jam 10.30 malam kamar kami digedor oleh tetangga sebelah yg kasih tahu bahwa "Hey they started the show!" Sontak saat itu juga bulu kuduk berdiri dan kami langsung bergegas keluar kamar untuk menyaksikan "the show" Aurora! untungnya peralatan camera sudah siap. Subhanallah... saya pada saat itu benar2 menitikan air mata saat melihat Aurora Borealis menari di atas awan, perasaan haru bercampur mistis karena suasana malam yg gelap gulita. Sayangnya Aurora tersebut terhalang pegunungan yg ada di belakang hotel kami jadi kami segera bergegas menyalakan mobil dan menuju ke lapangan luas. Sesampai di lapangan tersebut Aurora tadi masih menunjukan keindahannya cuaca dingin ekstrim dan angin kencang tidak menghalangi saya menikmati keindahan yang sangat tidak nyata ini. Benar2 tidak bisa diungkapkan dengan kata2 ketika melihat Aurora Borealis ini menari. Namun lama kelamaan awan tebal pun menghampiri dan menutup Aurora ini tapi tak mengapa saya sudah sangat bersyukur bisa melihat Aurora dengan mata kepala sendiri, sebuah anugerah luar biasa yang Tuhan berikan, Alhamdulillah!

Day 4 (Skalafell - Hofn - Kirkjubaearklaustur)

Selepas sarapan yg disediakan guesthouse Skalafell kami menuju kota Hofn, sebuah kota nelayan kecil yg indah dihisai pegunugan2 yg menjulang tinggi. Disini kami mengambil Snowmobile tour melalui www.glacierjeep.is (20.500 ISK). Di dalam tour ini kita akan menggunakan super jeep untuk menuju ke Vatnajokull sebuah glacier terluas di benua eropa. Perjalanannya sendiri sangat mengasyikkan selain naik super jeep kami juga naik military tank dikarenakan superjeep tadi tidak memungkinkan melewati salju yang tebalnya sampai 5 meter hahaha.. Sunnguh menyenangkan. Setibanya di puncak Vatnajokull, disitu sudah menunggu Skidoo atau Snowmobile siap untuk ditunggangi. Satu skidoo diisi 2 orang, kalau mau 1 orang harus nambah sekitar 800K IDR. Sebelum mengendarai Skidoo sudah tentu kami diberikan brifieng untuk mengendarai dengan selamat. Saya dan teman saya bergantian mengendarai Skidoo ini. Pemandangan yang sangat menakjubkan, padang es menghampar begitu luasnya dan tampak di kejauhan lautan biru memancar. Kecepatan Skidoo ini bisa mencapai 70km/jam. Jangan dianggap remeh menyetir Skidoo ini, penuh dengan tantangan! Pertama kami harus tahan terhadap terpaan angin dan kerikil es yang menerpa wajah kami, kedua tangan yang membeku membuat sulit mengontrol kendaraan dan es yang sangat licin membuat perjalanan ini syarat dengan tekanan adrenaline!  Sungguh pengalaman yang tidak akan saya lupakan, So Much Fun!

Selesai tour tersebut kami melanjutkan perjalanan yang lumayan jauh menuju kota Kirkjubaearklaustur dan meginap di Fosshotel Nupar (79.19 Eur 2pax/night). Kali ini memang kami benar2 menginap di hotel karena kamarnya banyak banget dan tamunya pun bejibun. Namun sayang malam itu badai salju membuat kesempatan hunting Aurora lenyap.

Day 5 (Kirkjubaearklaustur - Selfoss)

Pagi2 kami terhambat pergi karena mobil yang kami parkir beku tertutup Salju, jadilah kami harus meng-gososk2 kaca agar es nya bisa lepas haha..

Setelah semua selesai kami bergegas menuju Solheimajokull, salah satu Glacier terpopuler di Iceland karena letaknya tidak begitu jauh dari ibukota Reykjavik. Di Solheimajokull ini kami akan mengikuti tour Hiking dan Glacier climbing, menarik sekali bukan?! Kami memesan tour ini melalui www.adventures.is (17.990 ISK). Perlu diingat untuk mengikuti tour ini pastikan kita memiliki boots untuk climbing yang cukup stiff (kaku), kalau sepatu hiking tidak disarankan apalagi sneaker -__-". Namun jangan khawatir kalau tidak punya dapat menyewa sepatu climbing tersebut dengan biaya tambahan 1.000 ISK. Dalam tour ini pertama kali kita diwajibkan untuk memakai Crampons (sudah termasuk harga). Apa itu Crampons? adalah sebuah alas tambahan sepatu terbuat dari besi  berjeruji yang berguna untuk berjalan atau memanjat diatas permukaan es bukan salju. Dengan menggunakan Crampons yg benar kita akan terhindar dari slip. Setelah crampons terpasang kami pun diberi Axe (kapak) yg berguna kalau2 kita terjatuh.

Crampons

Crampons

Sudah siap dengan perlengkapan hiking dan climbing. kita memulai perjalanan dengan hiking menelusuri Solheimajokull ini menuju ke tebing glacier. Selama perjalanan tour guide akan menjelaskan cerita mengenai  seluk beluk glacier ini. Oia selama hiking kita harus mengikuti jalur yg sudah ditetapkan karena kalau tidak bisa saja kita berjalan diatas salju yg dibawahnya kosong karena pada dasarnya Solheimajokull ini topografinya berlembah2. Selama hiking kami menhadapi tantangan hebat karena sedang badai es, but the show must go on. Akhirnya sampailah kami di tebing glacier tempat kami akan memanjat. satu persatu kami mendapat giliran untuk mengadu nyali dan fisik memanjat tebing tersebut. Voila I made it to the top! meskipun lengan rasanya mau pecah haha.. Actually only few people can reach the top, including me! *Suombong! Selesai memanjat tebing tadi kami lanjutkan hiking dan berhenti sejenak untuk mengambil sebotol air glacier murni, Suegerr banget rasanya yaiyalah dingin.. Kata tour guidenya sih banyak mengandung mineral.

Selesai tour ini kami melanjutkan perjalanan menuju Selfoss dan menginap di Gesthus Selfoss (51 Eur 2pax/night) termurah selama di Iceland haha Tapi fasilitas kamarnya mumpuni mirip vila lengkap dengan dapur dan kamar mandi pribadi. Sayangnya lagi2 malam ini cuaca buruk dan menurut forecast memang tidak ada aktifitas Aurora malam itu.

Day 6 (Selfoss - Grundarfjordur)

Hari ini merupakan hari bebas aktifitas tour karena perjalanan yang akan kami tempuh sangat jauh, lebih dari 300 km. Jadi kami bisa lebih rileks menikmati pemandangan selama perjalanan. Highlight saya selama perjalanan kali ini adalah melewati Hvalfjordur sebuah rute yang melewati gugusan2 fjord, sungguh menakjubkan. Sebenarnya jarak perjalanan kami dapat dipersingkat dengan melewati tunnel bawah laut tapi dengan konsekuensi tidak melewati Hvalfjordur tadi, ah sayang sekali saya pikir mumpung waktu masih banyak. Tapi memangs sih di Hvalfjordur ini saya mungkin hanya ketemu 1-2 mobil yang melintas, mungkin rute ini termasuk bahaya dan jauh kali ya ..

Sudah lebih dari 3/4 perjalanan kami mengalami badai salju yang begitu hebat membuat jalanan tertutup salju dan jarak pandang yang begitu pendek, cukup membuat hati kami berdebar debar. Tetapi apapun yang kami alami baik atau buruk menrupakan pengalaman yang mungkin tidak terulang lagi dan saya sangat bersukur bisa melewatinya. Akhirnya setelah melewati rintangan yang begitu berat sampailah kami di kota Grundafjordur dan menginap di Grundafjordur hostel and Apartments (80 Eur 2pax/night). kami diberikan kamar dengan pemandangan yang begitu luat biasa, sebuah gunung vulkanik bernama Kirkjufell.

Malam harinya kami niatkan untuk hunting Aurora meskipun forecast mengatakan aktifitasnya sangat lemah. Menunggu sampai jam 10 kami pun bergegas keluar hotel untuk mencari spot gelap dan tak disangka dengan harapan kecil kami bisa melihat lagi Aurora Borealis di kejauhan. Terima Kasih Tuhan!! Sama halnya perasaan ketika pertama kali melihat Aurora ini jantung berdegup begitu kencang. Tapi sayang malam itu cuaca sedang tidak bagus membuat aktifitas Aurora terlihat sangat sebentar karena tertutup awan gelap.

Day 7 (Grundafjordur - Reykjavik)

Hari ini merupakan hari terkahir menyewa mobil dan kami harus mengembalikannya di kota Reykjavik. Perjalanan dari Grundafjordur - Reykjavik ditempuh dalam 3 jam lebih karena banyak berhentinya sih hehe.. Kali ini kami melewati tunnel yg telas saya sebutkan sebelumnya. Tunnel Hvalfjordur ini panjang nya 5.7 km yg berada di kedalaman 165 meter dibawah permukaan laut. Tunnel ini merupakan satu2nya toll yang berbayar di Iceland (1.000 ISK untuk kendaraan kecil).

Akhirnya kami tiba tepat waktu di Reykjavik pukul 2 siang sesuai dengan agreement pengembalian mobil kami di depan hotel kami menginap. Kami habiskan sisa hari ini dengan Bar hoping bersama teman baru kami yakni Jean, seorang wanita berkebangsaan Singapore yang kita temui dalam Solheimajokull hiking and climbing tour 2 hari yang lalu.

Day 8-9 (Reykjavik)

Kami mengina di Welcome Apartments yeng letaknya di pusat kota yg sangat dekat jalan Laugavegur (pusat hiburan dan belanja). Harga pada saat itu 118 Eeuro untuk 2 malam (sangat reasonable), fasilitasnya pun sangat lengkap dan ukuran kamar yg sangat luas dilengkapi ruang tamu, kitchen, meja makan, ruang nonton dan kamar tidur. 2 hari terakhir kami habiskan waktu dengan berjalan jalan di kota Reykjavik. Ukuran dari pusat kota Reykjavik ini tidak begitu besar sehingga mudah dikelilingi hanya dengan berjalan kaki, 1-2 hari mungkin sudah cukup. Meskipun kecil namun kota ini sempat dinobatkan sebagai kota terpopuler di Eropa karena kemeriahan dan keindahan pemandangan gunung dan pesisir pantai di sekitarnya. Berikut beberapa tempat yang wajib dikunjungi selama di Reykjavik:

  • Laugavegur street: Sebuah jalan utama pusat hiburan, perbelanjaan dan tour agents
  • Hallgrimskirkja: Gereja terpopuler dengan arsitektur yang indah
  • Lucky Records: Salah satu dari enam toko rekaman terbaik di dunia
  • Cafe Loki: hmm.. dilema sih sebenernya karena basically saya gak suka masakannya tapi rating di Tripadvisor juara. Herring Fish yang saya pesan rasanya semacam obat batuk, aneh, pengen muntah.. wekk
  • Outdoor Gear Shop: Cintamani, 66 North dan ZO ON. semua adalah produk Iceland. Agak mahal sih kalo dibandingkan denga North Face atau Patagonia. Tapi namanya juga Winter gear mana ada yang murah ya gak.
  • Cafe/Bar/Club: Bunk Bar - Suasana dan menu beer nya luar biasa haha.. Svarta Kaffid - Best soup in town, soupnya diwadahi roti, sumpah enak banget.

Malam harinya saya menyempatkan untuk mengikuti Aurora tour dari Reykjavik via www.adventures.is (5.400 ISK) berhubung gak ada acara dan masih penasaran untuk melihat Aurora yang aktifitasnya sangat kuat, masih belom dapet soalnya. Tour tersebut menggunakan bus sebagai moda transportasinya dan kalau hari itu kita tidak bisa melihat Aurora kita dapat reschedule kembali ke hari berikutnya tanpa dikenakan biaya. Menurut ramalan hari itu aktifitas malam nanti akan kuat level 3 , terkuat dalam bulan ini. Namun malam harinya forecast berubah menjadi nihil :( Karena saya sudah kepalang bayar jadi saya tetap ikut saja tour ini eh gak disangka kami bisa melihat Aurora lagi untuk ketiga kalinya namun saat itu aktifitasnya sangat lemah sekali. Tour ini dimulai pukul 7 malam dan berakhir sekitar pukul 1 pagi. Jangan lupa bawa minum dan snack ya karena kalau beli di cafe ngantrinya sampai keluar, berhubung bus yg ikut tour ini ada belasan dengan kapasitas 1 bus 50an orang. Sekian untuk malam ini karena esok subuhnya kami harus mengejar pesawat ke Stockholm dari Reykjavik jam 7.30 pagi.

Sampai jumpa di cerita2 perjalanan saya berikutnya.. Terima kasih banyak bagi yang sudah baca, dipersilahkan lho untuk kasih comment baik kritikan maupun yang lain.