ETAPORAMA
DSC_0398.jpg

STORIES

stories about traveling, music, lifestyle by etaporama

MLDare2Fly (Flyboarding)

P6141394.jpg

MLDare2fly Ketika banyak kompetisi di digital media menawarkan begitu banyak hadiah. Namun yang satu ini patut diacungi jempol. Gak tanggung tanggung 5 pemenang dari kompetisi MLDare2Fly telah diberangkatkan ke Bali selama 3 hari 2 malam dengan kegiatan utama yaitu menjajal Flyboarding selama 2 hari berturut turut di Tanjung Benoa. Tapi gak cuma itu aja penginapan di hotel kelas atas dan kegiatan lainnya pun bisa dibilang jor joran mulai dari beach club hopping buat makan siang atau hanya leyeh leyeh menikmati sunset sampai menghabiskan malam di club paling exclusive di Bali saat ini. Dan yang gak kalah seru saya termasuk dalam salah satu pemenangya, yess! *wink wink*

Oya sebenernya udah pada tau belum sih apa itu MLDare2fly? Bisa dibilang MLDare2fly adalah sebuah kompetisi yang diadakan via social media yaitu Instagram dengan tujuan awareness terhadap brand MLD. Dengan didukung oleh situs MLDspot kompetisi ini telah diikuti oleh tiga ribuan kontestan dengan mengangkat tema Levitasi atau Fly pokoknya sesuai dengan nama brand yaitu MiLD atau melayang layang gitu asal bukan melayang tanpa tujuan, ok? Dari ribuan kontestan akhirnya dipilihlah 5 orang pemenang melalui seleksi ketat oleh tim dari MLDare2fly. Selain harus sesuai dengan tema yang diberikan di Instagram, profil calon pemenang pun harus sesuai dengan tagline MLD yaitu Pleasure, Style and Confidence. Berikut 5 akun instagram pemenang yg beruntung: @bryanralvon @etaporama @rhafransibar @rioantiakhus dan @risyafitriani coba deh cek profil mereka yang unik satu persatu. Oya gak kalah pentingnya 5 pemenang ini ditemani juga oleh 2 orang bintang tanah air kita yaitu @ayushita dan @marshallsastra .

Relapse

Hari Pertama

Pagi dini hari kami semua sudah berkumpul di Sukarno Hatta Int’l airport untuk menuju ke Bali pada penerbangan pertama menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Agak grogi bertemu dengan orang2 baru sebenernya namun kehangatan dari team panitia membuat suasana lebih cepat membaur. Waktu perjalanan kurang dari 2 jam saya manfaatkan untuk tidur sejenak yang saat itu gak bisa tidur semalaman, mungkin karena terlalu excited kali ya.. Setibanya di Bali kami langsung menuju tempat untuk sarapan yakni Groce and Grind di kawasan Petitenget. Setelah isi “bahan bakar” kami pun bergegas menuju Tanjung Benoa untuk menjajal Flyboarding pertama kalinya. Perjalanan lumayan panjang dari Petitenget menuju Tanjung Benoa dimanfaatkan sebagai ajang untuk perkenalan. Baik dari pemenang dan panitia semua harus memperkenalkan dirinya masing masing yang terdiri dari 5 orang pemenang, 2 bintang tamu+manager, 6 orang panitia (Della, Citta, Claudia, Anita Olivia, Sheron dan David) dan tim dokumentasi yang gak kehitung jumlahnya hahaha.. Tak terasa kami pun sampai di Whacko beach club, tempat kami berlabuh untuk memulai olahraga air yang seru ini.

Gak usah ditanya sih setegang apa rasanya sebelum memulai flyboarding, segala pertanyaan teknis saya lontarkan demi meyakinkan hati yang cemas ini wakakakak.. Satu persatu dari kami mulai mencoba keseruan olahraga Flyboarding. Gak disangka sangka semua teman saya berhasil menaklukan olahraga yang bisa dibilang agak extreme ini, mereka setidaknya berhasil untuk terbang tinggi diatas permukaan air yang mana bukan perkara mudah. Boro boro melakukan maneuver, bisa keluar dari air laut yang super asin aja udah Alhamdulillah hihihi.. Akhirnya tiba giliran saya mencoba, awalnya agak panik berada ditengah laut yang gak tau di dalamnya ada apaan. Tapi tak berapa lama saya pun berhasil terbang tinggi layaknya Iron Man. Sensasi keberhasilan terbang diatas air membuat saya ketagihan untuk sesekali mencoba melakukan maneuver. Ya namanya juga pemula bukannya maneuver yang didapat yang ada malah keseleo dadanya, hah emang ada keseleo dada? Ya pokoknya nyeri nyeri manja di dada gitu deh.. Naik lalu tenggelam, naik tenggelam lagi layaknya teh celup, jadi ya siap siap aja kembung sama air laut yang lumayan bikin eneg.

Sudah lelah bermain flyboarding kami harus kembali ke dermaga untuk manyantap makan siang yang sudah disediakan oleh Whacko beach club. Tak terasa waktu sudah hampir petang dan jadwal hari ini adalah menikmati Sunset di Jim Bar Rooftop yang terletak di hotel Harris - Jimbaran. Sembari menikmati keindahan matahari terbenam di lepas pantai kami sudah disuguhkan makan malam lagi padahal perut masih agak kenyang, luarrr biasa! Kemeriahan malam itu ditambah dengan unjuk kebolehan oleh Ayushita bernyanyi diatas panggung dengan meng-cover beberapa lagu yang diikuti penontonnya. Berhubung belum istirahat dari pagi kami bergegas untuk check in di The Haven Hotel seminyak dan bermalam disana.

Hari Kedua

Badan berasa remuk tapi kami harus bangun pagi karena jam 8 sudah harus kembali menuju tanjung benoa untuk menjajal Flyboarding kedua kalinya. Lagi lagi perjalanan menuju kesana dimanfaatkan oleh kegiatan2 seru di dalam bus, mulai dari kuis dengan hadiah yang gak tanggung tanggung juga sebagai ajang “jail-jailan” dimana orang yang ditunjuk harus mau ngelakuin apa aja yang disuruh orang lain hahaha.. David sang MC, you rock!! Yess, lo keras!! Hahaha..

Akhirnya kami tiba di tempat yang sama yakni Whacko beach club namun kali ini spot untuk melakukan flyboarding berbeda dan lebih jauh. Dengan mengendarai speed boat kami menuju lepas pantai dekat jalan Tol, atau yang lebih dikenal dengan Bali Mandara Toll Road. Selain lebih sepi disini pemandangannya berbeda dari spot2 untuk watersport di Bali pada umumnya, dengan latar belakang jembatan beton yang gagah dan kapal2 ikan besar menambah nilai estetika dari segi fotografi.

Percobaan kedua flyboarding dimulai semua peserta tampak semakin mahir dan semakin gak mau melepaskan jetpack yang terpasang pada kakinya. Sesekali teman2 mencoba melakukan acrobat dan voila.. terjatuh – terperosok - tenggelam, bhahahahak tapi harus diacungi jempol juga kali ini semua tampak lebih rileks melakukannya. Bagi saya percobaan kedua kali ini juga lebih rileks namun rasa keseleo membatasi ruang gerak saya, alhasil kali ini saya terbang tidak begitu tinggi meskipun begitu kali ini saya lebih percaya diri melakukan maneuver2, hasilnya? Sama aja gak cakep cakep juga hahaha.. Padahal saya sudah minta ke operator jetski untuk menambah propulsion-nya, mungkin sang operator juga ngeliat kali ya kalo posisinya belum begitu tepat makanya dikasih pelan hahaha.. Duh bener bener bikin ketagihan nih flyboarding, kalo bisa acrobat diatas air gitu kan bisa ikut kejuaran dunia. Yeah rite, in my dream!

Tips Flyboarding buat pemula setidaknya bisa ngambang aja dulu:

  • Jangan tegang atau takut jatuh, toh jatuhnya ke air ini empuk empuk ngegampar body gtu lah.
  • Lakukan stretching/pemanasan sebelum melakukan Flyboarding, biar gak kaku, gak keseleo dan agak anget badannya.
  • Perkuat otot kaki, paha, bokong, perut, pinggang, punggung, etdah semuanaya aja yah.. intinya core muscle disini lebih berperan. Karena badan berotot belum tentu core musclenya kuat.
  • Usahakan tarik sekenceng kencengnya tali sepatu pada jetpack yang tertempel pada kaki biar gak longgar asal jangan sampe bikin darah lo nggak ngalir ya. Serius ini kunci banget, longgar dikit niscaya bakal oleng diatas air bak ondel ondel. Kalo perlu kencengin secara regular.
  • Kalo sudah diatas air usahakan tidak melihat kebawah melainkan melihat ke depan horizon. Bukan ke hotel melainkan garis lurus melintang yang ada di depan lo. *krik krik
  • Tumpuan pertama ada di tumit kaki, kalo udah naik dan seimbang baru deh mainin pake jari kaki, ke kiri – ke kanan – ke depan. Mirip lo tekan pedal gas mobil deh.
  • Gak usah khawatir dengan operator jetski yang mengendalikan propulsion nya. He knows better than you!
  • Terakhir nih kuncinya, buat yang suka banget sama MSG gw jamin hasrat lo terpenuhi disini, bakalan puas deh sama air asin karena masuk dari semua lubang yang ada di tubuh lo. Unless you wear complete diving equipment, hidih!

Akhirnya sesi flyboarding dari trip MLDare2fly selesai sudah, saatnya gila gilaan di Bali… Kelar sesi kedua ini kami lanjut makan siang di restoran Bumbu Bali letaknya tidak jauh dari Whacko beach club. Tampak seluruh peserta kelelahan, sehabis makan siang suasana hening sekali yang ada hanya sibuk update social media masing. Demiii Demiii eksistensi! Hahaha.. Lepas makan siang kami pun lanjut menuju ke daerah Uluwatu untuk menikmati sunset. Awalnya tujuan kita adalah El Cabron namun berhubung tempat itu penuh sesak kami pun memutuskan untuk pindah haluan ke Karma Kandara. Meskipun disini kita tidak bisa melihat matahari terbenam namun bias cahaya jingga menyelimuti beach club exclusive yang memiliki pantai bertebing tinggi ini. Menghabiskan waktu sore hari dengan berbagai interview oleh pihak MLD kepada para kontestan, tak disangka disaat yang sama pun panitia memberikan surprise birthday cake untuk saya. Waduh terharu banget saat itu dirayakan oleh orang yang baru saja saya kenal namun sudah sangat dekat di hati.

Sore pun semakin larut kami harus kembali secepatnya ke hotel karena malam ini masih ada jadwal untuk gila gila-an di club the Mirror. Sesampainya di hotel kami pun sudah disuguhi makan malam dan dipersilahkan untuk beristirahat sejenak. Jam 11 teng semua sudah berkumpul di lobby bersiap untuk menuju The Mirror. Saya pribadi udah lama banget gak pergi ke dance club, begitu masuk tempat ini saya cukup tercengang dengan interior yang ada sungguh dramatis layaknya sebuah cathedral lengkap dengan ornamen2 classic dan tata cahaya yang canggih. Kami lewatkan malam minggu itu dengan suka ria ditemani music electronic yang menghipnotis, it means what happened in Bali stay in Bali! Ahoyyy..

Hari ketiga (terakhir)

Berhubung pulang larut malam hari ini kami diberi kebebasan untuk berkegiatan sampai pukul 1 siang. Dengan memanfaatkan waktu yang diberikan saya dan beberapa teman menyempatkan untuk bruch di Sisterfield daerah Petitenget yang katanya hits banget. Maklum mau breakfast di hotel udah telat bangunnya. Gak kerasa waktu sudah menunjukan jam check out dari hotel. Meskipun sudah keluar dari hotel kesenangan belum berakhir, kali ini kami meluncur untuk makan siang di Smokehouse BBQ di Petitenget. Karena waktu semakin mepet untuk sunset, kami memutuskan untuk menuju ke Ku De Ta yang dekat saja padahal jadwal awalnya ke Finn’s beach namun terlalu jauh kalau harus ke daerah Uluwatu belum lagi kami harus tiba di bandara Ngurah Rai sekitar pukul 7 malam. Untung saja kami kesini karena waktu untuk bersantai jadi semakin lama. Disini pun diisi dengan acara pembagian hadiah dari kompetisi upload flyboarding di Instagram yang berhadiah kamera Lomo and fortunately I got one!! Gak selesai disitu aja masing peserta juga diberikan goodybag yang berisikan cinderamata khas Bali. Akhirnya tibalah waktunya untuk kami berpisah menuju Ngurah Rai Int’l airport.

Sungguh perjalanan yang sangat menyenangkan bisa nyobain flyboarding dan gak bakal dilupain seumur hidup, bertemu orang baru yang menjadi sahabat baru. Kemana mana kami diikuti kamera bak superstar demi kepentingan dokumentasi, Wah makasih bangbro buat liputannya mudah2an bisa diangkat sekalian jadi serial reality show yah hahaha… Special thanks to Semut Api Colony (Adv), Megapro (EO), Timberbix (Production House) Panorama (Tour) dan Getlostmagz (Media) yang udah sukses bangettt bikin acara MLDare2fly semoga lanjut kedepannya dan semakin viral.