ETAPORAMA
DSC_0398.jpg

STORIES

stories about traveling, music, lifestyle by etaporama

Persiapan Ke Russia

DSC_0662.jpg

Kemana tiket promo menawarkan kesitu lah kita menerjang. Begitu kira2 kenapa saya dan sahabat-sahabat saya memutuskan Russia sebagai destinasi penghujung musim dingin 2016 kami. Meskipun sempat bertentangan dengan idealisme saya tentang traveling (pergi karena murah), namanya manusia biasa akhirnya mengalah juga dengan kondisi resesi global yang sedang melanda hehe.. Yang penting liburan dan bisa main salju lagi!! Tiket

Memang tidak secepat itu kami memutuskan untuk pergi ke Russia. Citra yang melekat sebagai destinasi yang tidak populer bagi turis asing cukup membuat kami berpikir berkali-kali untuk membeli tiket pesawat sampai mendekati periode akhir promonya. Kala itu tiket pulang pergi yang ditawarkan Vietnam Airlines sebesar MYR 1,590 atau berkisar Rp. 5.200.000 dengan waktu perjalanan lebih dari 13 jam dari Kuala Lumpur. Setelah mencari berbagai informasi baik dari teman yang sudah lebih dulu kesana dan google tentunya, tampaknya Russia harus segera dikunjungi sebagai destinasi yang akan mengesankan. Kenapa segera? Karena nilai mata uang mereka yg sedang melemah terhadap mata uang asing sehingga apapun jadi relatif murah. Kenapa mengesankan? Karena Russia tidak melulu tentang St. Petersburg atau Moscow tapi banyak sekali daerah yang bisa dibilang “otherworldly”.

Visa

Sebelum bercerita mengenai destinasinya, Untuk pergi ke Russia tentu tidak cukup menggenggam tiket pesawat saja, yang pasti Visa! -nasib paspor hijau- Tapi apakah semudah itu untuk apply visanya? Hmm.. jawabannya gampang-gampang susah. Sebelum apply visa terlebih dahulu kita harus memiliki “support letter”. Apa tuh support letter? Semacam berkas yang membuktikan bahwa kita memiliki itinerary lengkap terutama akomodasi yang dikeluarkan oleh travel agent resmi di Russia (beberapa hotel juga bisa membantu untuk mengeluarkan support letter dan gratis asal beneran menginap di hotel tersebut). Waktu itu kami akhirnya membeli support letter via hotels-pro.ru karena lumayan murah dibandingkan travel agent lainnya cukup $30 perorang, kalo yang lain bisa mencapai $60-100.  Syarat pengajuan visa sbb:

  • Support letter
  • Biaya visa $70 per orang.
  • Foto berwarna3x4 2 buah background putih.
  • Passport yang masih berlaku lebih dari 6 bulan.
  • Form yang wajib diisi (baik apply sendiri maupun via agent). Untuk mempermudah dapat diunduh melalui link berikut.
  • Tiket pesawat pulang pergi baik yang sudah issued ataupun bookingan diperkenankan. Bukti konfirmasi hotel.
  • Tanpa: rekening tabungan, surat keterangan kerja dan dokumen yg menurut saya ribet.

Kedutaan Russia yang terletak di Kuningan ini tidak sementereng negara lain tapi cukup efektif dari segi waktu pemrosesan visanya. Tanpa mengantri panjang dan prosedur berbelit visa kami diterima dan diproses hanya dalam waktu 5 hari kerja.

Itinerary

Menyusun itinerary adalah hal yang tidak kalah mengasikannya dibanding kepergian itu sendiri. Pada saat menyusun itinerary seakan raga ini dibawa pergi sebelum waktunya. Hal ini kami lakukan antara pembelian tiket hingga waktu pengajuan visa yang lumayan panjang waktunya, sekitar 3 bulan. Selain St. Petersburg dan Moscow yang menjadi kota wajib dikunjungi di Russia, kami mendapatkan sebuah destinasi unik di dalam lingkar kutub utara yang lokasinya tidak begitu jauh dari dua kota besar tersebut sehingga tidak menyita waktu perjalanan selama disana. Sebuah destinasi bernama Kola Peninsula yang terletak di ujung barat laut Russia, merupakan destinasi yang agak jarang dikunjungi turis apalagi turis asal Indonesia (biasanya turis kesini untuk ekspedisi arktik pada musim panas). Peninsula ini beribu-kota Murmansk yang menjadi kota terbesar dan penghubung kota kota kecil lainnya. Di Kola Peninsula ini kami mengunjungi kota-kota kecil (desa) seperti: Lovozero, Kirovsk dan tentu Murmansk itu sendiri. Berikut rangkuman itinerary kami secara berurutan selama 15 hari perjalanan ke Russia:

  • Hanoi (transit 1 malam)

 

  • Moscow (4 hari 3 malam)

 

  • Kola Peninsula (6 hari 5 malam)

  • Saint Petersburg (4 hari 3 malam)

Setelah rampung itinerarynya kami beranikan untuk apply visa.

Akomodasi & Transportasi

Visa sudah ditangan kami segerakan untuk mengkonfirmsasi pembelian baik akomodasi dan transportasi selama di Russia.

Malliot Nikitskaya Apartment
Malliot Nikitskaya Apartment
Breakfast at Mini Tri Zaytsa Hostel

Breakfast at Mini Tri Zaytsa Hostel

Yulinskaya Salma 

Yulinskaya Salma 

  • Lovozero kami menginap semalam di Touristic Center Yulinskaya Salma Rp 600,000,-/orang/malam temasuk 3x makan. (waktu itu kami booking via booking.com tapi pada saat tulisan ini dibuat linknya tidak berfungsi, jadi bisa booking lewat website lain).

The blue building is our dorm

The blue building is our dorm

  • Kirovsk kami menginap 2 malam di snowboarder hotel yang diatur oleh agent tour kami V-leto selama perjalanan kami di Kola Peninsula.

Overnight Train

Overnight Train

  • 1 malamnya lagi kami menginap di dalam kereta antara Kirovsk dengan St. Petersburg Rp. 300,000,- (23 jam perjalanan - murah banget kan!).

St Petersburg Apartment

St Petersburg Apartment

Urusan akomodasi udah kelar sekarang urusan transportasi khususnya untuk mobilisasi antar kota:

  • Selama di Moscow kami menggunakan 3 days pass untuk Metro, bus dan trolley bus seharga 400ruble (Rp. 80,000,-).
  • Dari Moscow ke Murmansk (Kota terbesar di Kola Peninsula) kami menggunakan pesawat Aeroflot Rp. 800,000,- (durasi 2.5jam)
  • Selama di Murmansk/Kola Peninsula kami menggunakan jasa tur via V-leto seharga Rp. 2,000,000,- yang detail itinnya akan diceritakan pada kisah selanjutnya.
  • Kirovsk/Kola Peninsula menuju St. Petersburg menggunakan sleeper train yang sudah saya jelaskan pada akomodasi diatas.
  • Di St. Petersburg kami hanya membeli tiket on the go, 30 ruble untuk bus dan 35 ruble untuk metro. Sedangkan untuk ke Catherine Palace/Tsarkoye Selo kami menggunakan Mashrutska atau angkot istilah kita sih hehe.. harganya gak lebih dari 100 ruble.
  • Dari St. Petersburg ke Moscow kami menggunakan jasa penerbangan S7 airlines Rp. 800,000,-

Dari keterangan harga yang saya berikan diatas kalian yang ingin ke Russia bisa tahu dong gambaran mengenai budgetnya? yang mana murah banget untuk ukuran gaya hidup di Eropa. Mau dibandingkan dengan Jakarta pun tetap lebih murah, gak percaya? Baca kisah selanjutnya di blog berikut saya yang lebih detail untuk perjalanan tiap kotanya ya…. (Mudah-mudahan gak makan waktu berminggu-minggu..eh bulan deng buat nulis episode berikutnya hehe)

Oiya, buat referensi tambahan bagi yang masih ingin tahu lebih banyak cerita tentang perjalanan kami ke Russia bisa dibaca di blog temen saya yang juga ikut kesana. (It's all about her idea we finally went to Russia hahaha)

Tips but kamu yang ingin ke Russia:

  • Dalam segala musim berpakaian dengan sistem layering (berlapis-lapis). "There's no such thing as bad weather, only bad clothes"
  • Kalau pergi di musim dingin, jangan lupa bawa hot pack yang banyak daripada kena hypothermia.
  • Mata uang yang digunakan adalah Ruble. Pengambailan via ATM pun tidak menjadi kendala, anmun perlu diperhatikan maksimum penarikannya yang biasanya hanya 10.000 ruble. Ya lumayan kan transactionfee kalau ambil banyak.
  • Pastikan sudah ter-install aplikasi google translate di hand phone kamu. Karena mayoritas petunjuk apapun dalam tulisan cyrillic.
  • Usahakan untuk mengahafal abjad cyrillic dan bahasa dasar Russia. Mereka akan sangat senang sekali jika kita mengerti sedikit bahasa dasarnya.
  •  Tidak perlu kecil hati dengan ekspresi orang Russia yang terkenal dingin. Mereka percaya bahwa senyuman kepada orang yang tidak dikenal membuatnya menjadi superficial tapi kalau sudah berteman akan sangat akrab. Mungkin inilah salah satu negara di Eropa yang paling tulus menurut saya.
TravelETAPORAMArussia, tips